Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

ASAS-ASAS PENGEMBANGAN KURIKULUM

Kurikulum adalah perencanaan pelaksanaan pembelajaran. Untuk mendukung kurikulum tersebut, perlu suatu landasan/asas agar kurikulum dapat berjalan dengan lancar. Asas-asas kurikulum tersebut adalah sebagai berikut. 1. Asas Filosofis Asas filosofis dalam penyusunan kurikulum, berarti dalam penyusunan kurikulum hendaknya berdasar dan terarah pada falsafah bangsa yang dianut. Falsafah atau filsafat berasal dari bahasa Yunani : philosopis, philo, philos, philen yang berarti cinta, pecinta, mencintai, sedang Sophia berarti kebijaksanaan, kearifan, nikmat, hakikat, dan kebenaran. Dalam hal ini prinsip-prinsip ajaran filsafat yang dianut oleh suatu bangsa seperti pancasila, kapitalisme, sosialisme, fasisme, komunisme dan sebagainya dapat digolongkan sebagai falsafah dalam arti produk/ sebagai pandangan hidup atau falsafah dalam arti praktis. Dalam penyusunan kurikulum di Indonesia yang harus diacu adalah filsafat pendidikan Pancasila. Filsafat pendidikan dijadikan dasar dan t

PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

Oemar Hamalik (2001) membagi prinsip pengembangan kurikulum menjadi delapan macam, antara lain: Prinsip Berorientasi Pada Tujuan Pengembngan kurikulum diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu, yang bertitik tolak dari tujuan pendidikan Nasional. Tujuan kurikulum merupakan penjabaran dan upaya untuk mencapai tujuan satuan dan jenjang pendidikan tertentu. Tujuan kurikulum mengadung aspek-aspek pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai. Yang selanjutnya menumbuhkan perubahan tingkah laku peserta didik yang mencakup tiga aspek tersebut dan bertalian dengan aspek-aspek yang terkandung dalam tujuan pendidikan nasional.

Pihak yang terlibat dalam Pengembangan Kurikulum

Pihak-pihak yang terlibat dalam Pengembangan Kurikulum   1.     Peranan Para Administrator Pendidikan Peranan para administrator di tingkat pusat dalam pengembangan kurikulum adalah menyusun dasar-dasar hukum, menyusun kerangka dasar serta program inti kurikulum (Sukmadinata, 2004). Kerangka dasar dan program inti tersebut akan menentukan minimum course yang dituntut. Atas dasar kerangka dasar dan program inti tersebut para administrator daerah  dan administrator lokal mengembangkan kurikulum sekolah bagi daerahnya yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Administrator pendidikan terdiri dari: Administrator Pusat : direktur dan kepala pusat Administrator Daerah: Kepala Kantor Wilayah Administrator Lokal: Kepala Kantor Kabupaten, Kecamatan dan Kepala Sekolah.

FUNGSI KURIKULUM

Fungsi-fungsi kurikulum diantaranya: a. Kurikulum dan tujuan pendidikan Tujuan pendidikan merupakan arah dari titik air dari setiap aktifitas manusia yang bernilai dari pendidikan. Tujuan pendidikan mempunyai jenjang mulai dari yang tinggi yaitu yang tujuan umum pendidikan sampai pada tujuan yang paling rendah (perubahan prilaku) yang diharapkan setelah program proses belajar mengajar. b. Kurikulum dan anak Kegiatan danpengalaman yang akan disajikan kepada murid dibawah bimbingan sekolah/guru. Kegiatan dan pengalaman itu meliputi bidang pengetahuan, nilai-nilai, dan ketrampilan tertentu, fisik, psikis, moral dan keagamaan.

Heny Gnamy: GERAKAN PEMIKIRAN ISLAM

Heny Gnamy: GERAKAN PEMIKIRAN ISLAM

GERAKAN PEMIKIRAN ISLAM

Perkembangan pemikiran Islam kontemporer yang luar biasa saat ini, sesungguhnya, dapat diklasifikasikan dalam 5 model kecenderungan. Pertama , fundamentalis. Yaitu, model pemikiran yang sepenuhnya percaya pada doktrin Islam sebagai satu-satunya alternatif bagi kebangkitan Islam dan manusia. Mereka biasanya dikenal sangat commited pada aspek religius budaya Islam. Bagi mereka, Islam telah mencakup segala aspek kehidupan sehingga tidak memerlukan segala teori dan metode dari luar, apalagi Barat. Garapan utamanya adalah menghidupkan kembali Islam sebagai agama, budaya sekaligus peradaban, dengan menyerukan untuk kembali pada sumber asli (al-Qur'an dan Sunnah) dan mempraktekkan ajaran Islam sebagaimana yang dilakukan Rasul dan Khulafa' al-Rasyidin. Tradisi dan Sunnah Rasul harus dihidupkan kembali dalam kehidupan modern sebagai bentuk kebangkitan Islam.  Kedua , tradisionalis ( salaf ). Yaitu, model pemikiran yang berusaha berpegang pada tradisi-tradisi yang telah mapan

PENEMBAKAN SD di AMERIKA SERIKAT

TEMPO.CO , Connecticut - Penembakan di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newton, Connecticut, Amerika Serikat, menewaskan 28 orang termasuk 20 siswa dan pelaku, Jumat, 14 Desember 2012. Insiden ini menjadi penembakan paling berdarah sejak tragedi di Virginia Tech pada 2007. Sumber Los Angeles Times mengatakan penembakan berawal ketika pelaku cekcok mulut dengan kepala sekolah. Tak lama kemudian, beberapa staf sekolah ditembak. Setelah itu, pelaku masuk ke sebuah kelas dan memberondong siswa di dalam. Insiden terjadi pada pukul 09.40 di Newton, sebuah kota dengan populasi sekitar 27 ribu orang. Stephen Delgiadice mengatakan kepada wartawan bahwa anak perempuannya yang berusia 8 tahun mendengar dua kali letusan. Karena itu, guru di sekolah itu meminta siswa untuk bersembunyi di sudut kelas. Anak Delgiadice selamat. »Ini sangat mengejutkan karena terjadi di Newton, Connecticut, yang kami anggap sebagai tempat teraman di Amerika,” kata Delgiadice. Menurut juru bicara Kepo